Scroll untuk baca artikel
Info PublikKalimantan TimurNusantaraPendidikanTerkini

Mahasiswa Kaltim Disiapkan Jadi Insinyur Muda Nusantara Lewat Kolaborasi Otorita IKN dan PII

173
×

Mahasiswa Kaltim Disiapkan Jadi Insinyur Muda Nusantara Lewat Kolaborasi Otorita IKN dan PII

Sebarkan artikel ini

NUSANTARA — Lebih dari 500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur mengikuti kegiatan Mahasiswa Kaltim Goes to IKN 2025 yang berlangsung di Multifunction Hall Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini menghadirkan langsung Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, yang menyampaikan pesan kepemimpinan dan arah pembangunan IKN ke depan.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Otorita IKN, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Kolaborasi ini bertujuan mendorong keterlibatan aktif generasi muda, khususnya mahasiswa Kaltim, dalam proses pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Dalam pemaparannya, Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa pembangunan IKN kini telah memasuki tahap strategis, sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025. Ia menegaskan bahwa Nusantara ditargetkan menjadi Ibu Kota Politik Indonesia pada tahun 2028.

“Saya sekarang ditemani oleh Pak Jimly Asshiddiqie untuk menyiapkan Ibu Kota Nusantara menuju tahun 2028. Artinya, bapak presiden mengingatkan kita secara konstitusi dan hukum bahwa kita akan mempunyai Ibu Kota Politik tahun 2028. Jadi, we are at the point of no return, veni, vidi, vici,” tegas Basuki.

Dukungan terhadap peran strategis generasi muda juga disampaikan oleh Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ilham Akbar Habibie, yang hadir sebagai narasumber. Ia menekankan pentingnya kontribusi insinyur dalam menghadapi tantangan pembangunan di era reindustrialisasi dan transformasi digital.

Ilham menilai bahwa IKN memiliki posisi strategis sebagai contoh ideal pembangunan kota masa depan Indonesia.

“Menurut saya, sebagai seorang insinyur, IKN sebagai suatu acuan atau referensi, seperti inilah kita seharusnya membangun kota. Karena ini merupakan kasus ideal, dimana kita membangun suatu kota dimulai dari nol. Dari sinilah kita belajar, ini adalah laboratorium bagi pembangunan di tempat-tempat lainnya ke depan,” ujarnya.

Kegiatan Mahasiswa Kaltim Goes to IKN 2025 mengusung tema “Penguatan Kemandirian Insinyur yang Berintegritas, Berkapasitas, dan Berkualitas untuk Mendukung IKN sebagai Simbol Peradaban Baru Menuju Kaltim Generasi Emas.” Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur, seperti Universitas Balikpapan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Politeknik Negeri Samarinda, serta sejumlah universitas lainnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kalimantan Timur diharapkan dapat mempersiapkan diri sebagai calon insinyur muda dan pemimpin masa depan yang berkompeten, berintegritas, serta mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.