Scroll untuk baca artikel
BalikpapanIndonesiaKalimantan Timur

Distribusi Air Kampung Damai Tersendat, Medan Ekstrem Hambat Perbaikan

201
×

Distribusi Air Kampung Damai Tersendat, Medan Ekstrem Hambat Perbaikan

Sebarkan artikel ini
BALIKPAPAN — Distribusi air bersih di wilayah layanan IPA Kampung Damai terganggu akibat kerusakan pipa transmisi air baku, dengan medan perbaikan yang sulit memperlambat penanganan oleh PTMB. Gangguan terjadi pada jalur transmisi menuju Instalasi Pengolahan Air Kampung Damai di kawasan Kilometer 9. Kondisi geografis yang berat menjadi kendala utama dalam proses perbaikan, sehingga berdampak pada menurunnya pasokan air hingga penghentian sementara di sejumlah wilayah. Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudhi Saharuddin, menyampaikan bahwa tim teknis telah dikerahkan untuk menangani kerusakan, meskipun dihadapkan pada kondisi lapangan yang tidak mendukung. “Memang saat ini ada gangguan pada pipa transmisi air baku menuju IPA Kampung Damai. Medan di lokasi cukup berat, tanahnya padat, berlumpur, dan aksesnya terbatas, sehingga menyulitkan proses perbaikan,” ujar Yudhi dalam keterangan resminya, Sabtu (11/4/2026). Upaya perbaikan terkendala oleh akses jalan yang becek akibat hujan, sehingga alat berat berkapasitas kecil tidak mampu mencapai titik kerusakan. PTMB saat ini tengah mendatangkan peralatan dengan kapasitas lebih besar untuk mempercepat proses penanganan. “Alat yang lebih kecil tidak cukup kuat untuk melewati medan yang licin dan berlumpur. Saat ini kami sedang mendatangkan alat berat tambahan dengan kapasitas lebih besar untuk mempercepat proses perbaikan,” katanya. Kondisi di lapangan juga diakui cukup ekstrem oleh petugas, dengan risiko longsor dan genangan air yang menghambat pekerjaan. Jarak lokasi kerusakan yang jauh dari akses jalan utama memaksa petugas berjalan kaki untuk mencapai titik pipa. “Medannya berat, tanahnya lumpur dan sering longsor. Air dari parit juga masuk ke area kerja. Jarak dari jalan raya cukup jauh, jadi kami harus berjalan kaki untuk mencapai titik pipa yang bocor,” ujar salah satu pekerja di lokasi. Sebagai dampak gangguan tersebut, distribusi air di beberapa wilayah mengalami penurunan hingga penghentian sementara. PTMB mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air selama proses perbaikan berlangsung. Sebagai langkah mitigasi, PTMB juga menyalurkan bantuan air bersih melalui mobil tangki ke wilayah terdampak, khususnya untuk memenuhi kebutuhan fasilitas umum dan layanan kesehatan. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim kami bekerja maksimal di lapangan, dan kami targetkan perbaikan selesai secepat mungkin,” ujarnya. Hingga kini, PTMB terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif guna mempercepat pemulihan distribusi air bersih di wilayah terdampak.

BALIKPAPAN — Distribusi air bersih di wilayah layanan IPA Kampung Damai terganggu akibat kerusakan pipa transmisi air baku, dengan medan perbaikan yang sulit memperlambat penanganan oleh PTMB.

Gangguan terjadi pada jalur transmisi menuju Instalasi Pengolahan Air Kampung Damai di kawasan Kilometer 9. Kondisi geografis yang berat menjadi kendala utama dalam proses perbaikan, sehingga berdampak pada menurunnya pasokan air hingga penghentian sementara di sejumlah wilayah.

Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudhi Saharuddin, menyampaikan bahwa tim teknis telah dikerahkan untuk menangani kerusakan, meskipun dihadapkan pada kondisi lapangan yang tidak mendukung.

“Memang saat ini ada gangguan pada pipa transmisi air baku menuju IPA Kampung Damai. Medan di lokasi cukup berat, tanahnya padat, berlumpur, dan aksesnya terbatas, sehingga menyulitkan proses perbaikan,” ujar Yudhi dalam keterangan resminya, Sabtu (11/4/2026).

Upaya perbaikan terkendala oleh akses jalan yang becek akibat hujan, sehingga alat berat berkapasitas kecil tidak mampu mencapai titik kerusakan. PTMB saat ini tengah mendatangkan peralatan dengan kapasitas lebih besar untuk mempercepat proses penanganan.

“Alat yang lebih kecil tidak cukup kuat untuk melewati medan yang licin dan berlumpur. Saat ini kami sedang mendatangkan alat berat tambahan dengan kapasitas lebih besar untuk mempercepat proses perbaikan,” katanya.

Kondisi di lapangan juga diakui cukup ekstrem oleh petugas, dengan risiko longsor dan genangan air yang menghambat pekerjaan. Jarak lokasi kerusakan yang jauh dari akses jalan utama memaksa petugas berjalan kaki untuk mencapai titik pipa.

“Medannya berat, tanahnya lumpur dan sering longsor. Air dari parit juga masuk ke area kerja. Jarak dari jalan raya cukup jauh, jadi kami harus berjalan kaki untuk mencapai titik pipa yang bocor,” ujar salah satu pekerja di lokasi.

Sebagai dampak gangguan tersebut, distribusi air di beberapa wilayah mengalami penurunan hingga penghentian sementara. PTMB mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air selama proses perbaikan berlangsung.

Sebagai langkah mitigasi, PTMB juga menyalurkan bantuan air bersih melalui mobil tangki ke wilayah terdampak, khususnya untuk memenuhi kebutuhan fasilitas umum dan layanan kesehatan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim kami bekerja maksimal di lapangan, dan kami targetkan perbaikan selesai secepat mungkin,” ujarnya.

Hingga kini, PTMB terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif guna mempercepat pemulihan distribusi air bersih di wilayah terdampak.