Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanDaerahIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurOpiniPemerintahanPemkot BalikpapanTerkiniTokoh

Hijrah Tak Sekadar Pergantian Tahun, Wali Kota Balikpapan Ajak Warga Bangun Karakter dan Prestasi

150
×

Hijrah Tak Sekadar Pergantian Tahun, Wali Kota Balikpapan Ajak Warga Bangun Karakter dan Prestasi

Sebarkan artikel ini

BALIKPAPAN – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Balikpapan dimaknai bukan hanya sebagai pergantian kalender Islam, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong perubahan menuju kehidupan yang lebih baik melalui penguatan keimanan, pembentukan karakter, dan peningkatan prestasi.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Balikpapan, Dr H Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., saat menghadiri Festival Muharram bertajuk “Hijrah Hati, Hijrah Prestasi”. Kegiatan itu dirangkai dengan berbagai aktivitas keagamaan dan sosial yang bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus membangkitkan semangat berkarya di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Rahmad menegaskan bahwa makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan waktu, melainkan harus diwujudkan melalui perubahan sikap dan perilaku yang membawa manfaat bagi sesama.

“Hijrah hati akan melahirkan prestasi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. Ketika hati dipenuhi keikhlasan, kasih sayang, dan kepedulian, maka akan tumbuh semangat untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” kata Rahmad Mas’ud, Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, tema Festival Muharram tahun ini sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia yang unggul di Balikpapan. Ia menilai kemajuan daerah tidak hanya diukur dari capaian pendidikan maupun profesionalisme, tetapi juga harus didukung oleh karakter religius, kepedulian sosial, serta akhlak yang baik.

Rahmad juga menekankan bahwa pembangunan fisik kota perlu berjalan beriringan dengan pembinaan moral masyarakat. Terlebih, Balikpapan kini memegang peran strategis sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menghadapi dinamika pembangunan ke depan.

Pada kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Rahmad Mas’ud Center, panitia pelaksana, para donatur, relawan, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Festival Muharram.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan modal penting dalam memperkuat syiar Islam sekaligus menjaga semangat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia berharap Festival Muharram tidak hanya menjadi kegiatan seremonial yang digelar setiap tahun, tetapi juga berkembang menjadi ruang pembinaan karakter, pendidikan keagamaan, serta wadah bagi generasi muda untuk terus belajar, berkarya, dan mengukir prestasi dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Selain itu, Rahmad mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk meningkatkan amal kebajikan, mempererat silaturahmi, menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

“Karena kota yang hebat bukan hanya dibangun oleh bangunan yang kokoh, tetapi juga oleh masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, saling menghormati, dan saling mencintai dalam bingkai persaudaraan,” tutup Rahmad Mas’ud.