Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBerauIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurTerkini

Kebakaran Gang Gunung Panjang, Damkar Kerahkan 10 Unit Armada

98
×

Kebakaran Gang Gunung Panjang, Damkar Kerahkan 10 Unit Armada

Sebarkan artikel ini
Petugas Disdamkarmat Berau melakukan proses pendinginan setelah kebakaran menghanguskan bangunan di Gang Gunung Panjang, Tanjung Redeb.

Tanjung Redeb, Berau — Kebakaran Gang Gunung Panjang di Kecamatan Tanjung Redeb, Minggu (12/7/2026), menghanguskan sedikitnya empat bangunan. Disdamkarmat Berau mengerahkan 10 unit mobil pemadam untuk mengendalikan kobaran api.

Kebakaran terjadi di kawasan permukiman Jalan Gunung Panjang, Gang Gunung Panjang. Tim gabungan segera bergerak ke lokasi untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan di sekitarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan petugas masih mendata jumlah pasti bangunan dan pintu kontrakan yang terdampak. Sebagian bangunan merupakan rumah berukuran besar, sementara lainnya berupa rumah kontrakan dengan banyak pintu.

“Data masih kami kumpulkan. Untuk sementara terlihat ada sekitar lima bangunan yang terdampak. Namun, karena sebagian merupakan rumah besar dan ada juga beberapa bangunan kontrakan dengan banyak pintu, jumlah pastinya masih dalam pendataan petugas.”

Disdamkarmat menurunkan 10 unit mobil pemadam kebakaran. BPBD Berau mengerahkan dua unit armada. Satu unit tambahan berasal dari relawan. PMI, relawan, serta sejumlah unsur terkait juga ikut membantu proses penanganan di lapangan.

“Sebanyak 10 unit damkar kami turunkan. BPBD mengerahkan dua unit, kemudian ada satu unit dari relawan. Di lapangan juga ada BPBD, PMI, relawan, dan berbagai stakeholder yang bersama-sama membantu proses pemadaman. Alhamdulillah masyarakat juga ikut membantu sehingga penanganan berjalan lebih baik.”

Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 11.50 Wita. Petugas berhasil menguasai kobaran api dalam waktu sekitar satu jam. Setelah itu, tim melanjutkan proses pendinginan. Angin yang bertiup cukup kencang menjadi tantangan selama proses pemadaman.

“Api berhasil kami kuasai sekitar satu jam, kemudian dilanjutkan proses pendinginan. Angin yang cukup kencang tadi memang menjadi tantangan saat pemadaman.”

Petugas juga menghadapi kendala akses menuju lokasi karena jalan yang sempit. Kondisi tersebut membuat penempatan armada dan personel harus dibagi ke beberapa titik agar proses pemadaman tetap efektif.

“Kendalanya tidak terlalu banyak, hanya akses jalan yang cukup sempit sehingga posisi unit dan personel harus dibagi di beberapa titik agar pemadaman tetap efektif.”

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dalam insiden tersebut, seorang petugas mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap dan telah mendapatkan penanganan medis.

Disdamkarmat mengimbau masyarakat segera melaporkan setiap indikasi kebakaran agar petugas dapat bergerak lebih cepat dan mencegah api meluas.

“Kalau masyarakat melihat api sekecil apa pun, segera laporkan ke Posko Disdamkarmat melalui nomor 0851-7700-1113 agar petugas bisa langsung bergerak ke lokasi