Scroll untuk baca artikel
AcehInfo PublikSumateraTerkini

Bersihkan SDN 4 Kuala Simpang, Taruna Dorong Siswa Segera Kembali Belajar Normal

152
×

Bersihkan SDN 4 Kuala Simpang, Taruna Dorong Siswa Segera Kembali Belajar Normal

Sebarkan artikel ini

ACEH TAMIANG — Memasuki hari kedua pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46, para Taruna dari Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melaksanakan kegiatan bakti sosial di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (25/1/2026).

Salah satu sasaran utama kegiatan adalah pembersihan SD Negeri 4 Kuala Simpang yang terdampak banjir pada November 2025 lalu. Para Taruna bahu-membahu membersihkan lumpur di ruang-ruang kelas agar sekolah tersebut dapat segera digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar.

Taruna Akpol, Sultan Rekha Alfarabbi Firdaus, menjelaskan bahwa kondisi sekolah masih dipenuhi lumpur tebal sehingga membutuhkan penanganan intensif.

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan di suatu sekolah dasar di Tamiang dan yang kami lakukan adalah membersihkan lumpur yang cukup tinggi di ruang-ruang sekolahan. Kami sekop, kami sapu, dan kami pel supaya ruangan-ruangan ini bisa cepat digunakan kembali oleh anak-anak di SD di Tamiang,” ujarnya.

Sementara itu, Taruna Akademi Angkatan Laut, Salsadila Rossa Firllyanti, menyampaikan bahwa proses pembersihan telah berlangsung selama dua hari dan menunjukkan hasil yang signifikan.

“Untuk proses pengerjaan sendiri sudah kami lakukan selama dua hari. Progres yang sudah kami lakukan sudah membersihkan beberapa kelas dan sudah bisa dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. Namun, untuk beberapa bangunan sudah mulai rapuh, sehingga masih diperlukan pembersihan yang lebih mendalam,” jelasnya.

Melalui kegiatan Latsitardanus ke-46 ini, para Taruna berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pemulihan pascabencana, khususnya di sektor pendidikan.

“Kegiatan Latsitardanus ke-46 ini kami harapkan dapat membawa dampak baik untuk masyarakat Aceh Tamiang, membangun kembali fasilitas umum, serta membantu kehidupan masyarakat menjadi lebih baik,” kata Salsadila.

Hal senada disampaikan Sultan Rekha Alfarabbi Firdaus yang berharap seluruh proses pemulihan dapat segera rampung agar aktivitas masyarakat kembali normal.

“Harapan saya, semua kerusakan akibat bencana dapat cepat dipulihkan, sehingga anak-anak bisa segera kembali bersekolah, toko-toko bisa kembali buka, dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal secepat mungkin,” tutupnya.