Samarinda — Debat terbuka BEM KM Unmul tetap berlangsung di Teras Samarinda, Rabu (06/05/2026), meski Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud tidak menghadiri agenda yang sebelumnya ramai dibahas di media sosial.
Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Mulawarman tetap merealisasikan kegiatan yang telah mereka gaungkan sejak Februari 2026. Sejumlah mahasiswa menghadiri kegiatan yang berlangsung tepat di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur mulai pukul 15.00 WITA.
Presiden BEM KM Unmul, Hiththan Hersya Putra, menyebut kegiatan itu merupakan tindak lanjut atas tantangan debat terbuka yang sebelumnya dilayangkan kepada Gubernur Kaltim pada 23 Februari 2026.
“Sejak kami publikasi surat tantangan terbuka hingga bersurat secara administratif, tidak pernah ada kejelasan dari Gubernur. Meskipun saat aksi beliau menyatakan bersedia debat, faktanya sampai hari ini tidak ada niat baik untuk merealisasikannya.”
BEM KM Unmul juga menghadirkan Ketua BEM UGM 2025, Tiyo Ardianto, sebagai pembicara tamu. Kehadirannya disebut untuk membahas keterkaitan kebijakan pemerintah pusat dan daerah terhadap persoalan yang berkembang di Kalimantan Timur.
“Persoalan di Kaltim hari ini sudah viral sampai level nasional. Kehadiran Bang Tiyo untuk memantik semangat kami dan membahas siapa sebenarnya aktor utama di balik kebijakan yang tidak pro-rakyat, baik di pusat maupun di daerah.”
Dalam forum tersebut, mahasiswa menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah daerah. Mereka mengkritik pengadaan mobil dinas dan fasilitas rumah jabatan yang dinilai mewah di tengah kondisi ekonomi masyarakat.
Hiththan juga menegaskan mahasiswa akan terus melakukan aksi apabila Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tidak segera memperbaiki kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat.
“Kami akan terus berjuang. Sinyal ini kami pancarkan tidak hanya untuk Kaltim, tapi hingga ke nasional. Selagi pemerintah tidak menentukan skala prioritas dengan benar, aksi-aksi jilid selanjutnya pasti akan terus ada.”
Rangkaian kegiatan ditutup dengan aksi simbolik menabur bunga di atas foto Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud dan Seno Aji. Hingga acara selesai, Rudy Mas’ud tidak hadir di lokasi.
Sebelumnya, flyer ajakan debat terbuka antara Gubernur Kaltim dan Presiden BEM KM Unmul beredar luas di media sosial. Flyer tersebut mencantumkan jadwal kegiatan pada Rabu (06/05/2026) di Teras Samarinda serta menampilkan nama Ketua BEM UGM 2025, Tiyo Ardianto, sebagai tamu khusus.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kemudian membantah keterlibatan resmi dalam agenda tersebut. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Muhammad Faisal, menyatakan flyer itu dibuat tanpa konfirmasi kepada pemerintah daerah maupun gubernur.
“Flyer itu tidak benar dan tidak pernah dikonfirmasi kepada kami.”
Faisal juga menyebut Rudy Mas’ud belum menerima undangan resmi maupun menyatakan kesediaan hadir dalam kegiatan tersebut. Saat agenda berlangsung, gubernur disebut masih berada di Jakarta.
“Pak Gubernur juga belum pernah menerima undangan ataupun menyatakan hadir dalam kegiatan seperti yang beredar itu.”















