Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDPRD SamarindaPemerintahan

DPRD Tahan Dulu Kelanjutan Teras Samarinda Tahap III, Fokus Kebutuhan Dasar

171
×

DPRD Tahan Dulu Kelanjutan Teras Samarinda Tahap III, Fokus Kebutuhan Dasar

Sebarkan artikel ini

SAMARINDA, ceritapublik.com – Kepastian pelaksanaan proyek Teras Samarinda Tahap III pada tahun anggaran 2027 masih belum ditetapkan dan akan sangat bergantung pada kemampuan fiskal daerah serta hasil pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pembahasan APBD 2027 saat ini masih berada pada tahap awal sehingga belum ada keputusan final terkait pengalokasian anggaran untuk proyek lanjutan ruang publik di kawasan Tepian Sungai Mahakam tersebut.
“Kami akan melihat terlebih dahulu kemampuan fiskal daerah sebelum menentukan prioritas anggaran,” ujar Abdul Rohim di Samarinda, Sabtu.

Menurut Rohim, DPRD saat ini masih fokus membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 serta dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai dasar penyusunan arah kebijakan anggaran tahun berikutnya. Dokumen tersebut menjadi acuan penting dalam menentukan skala prioritas pembangunan daerah, termasuk kelanjutan proyek-proyek infrastruktur besar.

Ia menegaskan bahwa setiap usulan pembangunan, termasuk proyek lanjutan Teras Samarinda, harus disesuaikan dengan kondisi riil kemampuan keuangan daerah agar tidak membebani struktur APBD di tahun berjalan maupun tahun berikutnya.
Menurutnya, dalam situasi fiskal yang terbatas, pemerintah daerah dan DPRD harus lebih selektif dalam menetapkan prioritas pembangunan. Sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, serta pengendalian banjir akan tetap menjadi perhatian utama.

“Kalau kebutuhan dasar masyarakat masih banyak yang harus dipenuhi, tentu itu yang didahulukan. Setelah itu baru melihat ruang fiskal untuk pembangunan infrastruktur lainnya,” jelasnya.
Rohim menambahkan bahwa keputusan akhir terkait alokasi anggaran untuk Teras Samarinda Tahap III akan sangat bergantung pada usulan Pemerintah Kota Samarinda serta hasil pembahasan bersama DPRD dalam siklus penyusunan APBD 2027.

Ia menekankan bahwa proyek Teras Samarinda merupakan bagian dari pengembangan kawasan ruang publik yang telah dirancang secara bertahap, sehingga pelaksanaannya harus tetap mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kemampuan fiskal daerah.
DPRD, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan proyek tersebut, namun keputusan tetap harus berbasis pada hasil evaluasi menyeluruh terhadap prioritas pembangunan daerah.

Saat ini, DPRD Kota Samarinda bersama pemerintah daerah masih dalam tahap awal pembahasan arah kebijakan fiskal 2027, sehingga seluruh program strategis, termasuk proyek infrastruktur berskala besar, masih dalam proses kajian.
Dengan demikian, kepastian kelanjutan pembangunan Teras Samarinda Tahap III belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil final pembahasan APBD 2027 yang akan menentukan kemampuan keuangan daerah serta prioritas pembangunan yang disepakati bersama.