Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDaerahInfo PublikKalimantan TimurKKTPemerintahanTerkini

KKT Hadirkan Koridor Hijau Sepanjang 800 Meter di Kawasan Terminal

136
×

KKT Hadirkan Koridor Hijau Sepanjang 800 Meter di Kawasan Terminal

Sebarkan artikel ini

BALIKPAPAN, Selasa 30 Juni 2026 – Aktivitas di kawasan PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) berlangsung tanpa henti. Setiap hari, alat berat beroperasi, truk logistik keluar masuk terminal, dan kapal silih berganti bersandar untuk mendukung kelancaran distribusi barang di Kalimantan Timur. Di tengah tingginya mobilitas tersebut, KKT terus berupaya menciptakan kawasan terminal yang tertata, nyaman, dan asri sebagai bagian dari pengelolaan operasional yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penanaman 200 bibit pucuk merah di sepanjang sisi kiri dan kanan Container Yard (CY). Masing-masing jalur memiliki panjang sekitar 400 meter sehingga total koridor penghijauan mencapai kurang lebih 800 meter. Kehadiran jalur hijau ini diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan terminal, tetapi juga memberikan manfaat bagi kenyamanan dan kualitas operasional.

Penanaman bibit dilakukan secara simbolis oleh jajaran manajemen bersama karyawan KKT sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekaligus memperkuat budaya kerja yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas kawasan operasional.

Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan transformasi perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan kapasitas layanan, pengembangan infrastruktur, dan inovasi operasional, tetapi juga melalui pembangunan kawasan terminal yang semakin tertata dan nyaman.

“Transformasi KKT tidak hanya diukur dari peningkatan kapasitas layanan maupun kinerja operasional. Kami juga membangun budaya kerja yang peduli terhadap lingkungan. Kawasan terminal yang tertata, bersih, dan hijau akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman, meningkatkan kualitas operasional, serta memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan dan seluruh pengguna jasa. Penanaman 200 bibit pucuk merah ini merupakan bagian dari komitmen tersebut dan akan terus kami lanjutkan secara bertahap,” ujar Enriany Muis.

Tanaman pucuk merah dipilih karena memiliki karakteristik yang sesuai dengan kondisi kawasan pesisir. Selain tahan terhadap iklim tropis dan paparan sinar matahari, tanaman ini juga relatif mudah dirawat. Dari sisi estetika, warna kemerahan pada pucuk daunnya memberikan kesan segar dan mempercantik lanskap terminal yang didominasi infrastruktur beton.

Keberadaan koridor hijau tersebut diharapkan mampu mengurangi paparan panas di area terbuka, membantu menekan sebaran debu akibat lalu lintas kendaraan dan alat berat, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman bagi karyawan maupun pengguna jasa terminal. Jalur penghijauan juga berfungsi sebagai pembatas alami yang mempertegas penataan kawasan operasional sehingga lingkungan terminal menjadi lebih rapi, bersih, dan representatif.

Melalui keterlibatan aktif karyawan dari berbagai unit kerja dalam kegiatan ini, KKT menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari budaya perusahaan dan tanggung jawab bersama. Setiap bibit yang ditanam menjadi simbol komitmen perusahaan dalam menghadirkan terminal modern yang mampu menyeimbangkan produktivitas operasional dengan pelestarian lingkungan.

Ke depan, KKT akan terus mengembangkan berbagai program keberlanjutan guna mewujudkan kawasan pelabuhan yang hijau, nyaman, dan berdaya saing, sejalan dengan visi perusahaan menjadi terminal peti kemas dan logistik terintegrasi yang unggul dan berkelanjutan.

Seiring pertumbuhan tanaman pucuk merah tersebut, koridor hijau sepanjang 800 meter di kawasan terminal diharapkan menjadi wajah baru KKT yang mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan kawasan operasional yang produktif, tertata, nyaman, sekaligus ramah lingkungan sebagai salah satu gerbang logistik utama di Kalimantan Timur.