Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanEkonomiIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurTeknologiTerkini

KKT Tambah Side Loader, Distribusi Logistik Kian Efisien

130
×

KKT Tambah Side Loader, Distribusi Logistik Kian Efisien

Sebarkan artikel ini
Aktivitas bongkar muat petikemas di PT Kaltim Kariangau Terminal menggunakan alat modern side loader di Balikpapan.

Balikpapan — Modernisasi Terminal KKT terus dilakukan untuk memperkuat kelancaran distribusi logistik di Kalimantan Timur seiring meningkatnya aktivitas industri dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) mengambil langkah strategis dengan meningkatkan efisiensi operasional dan pelayanan pelabuhan. Upaya tersebut terlihat saat manajemen Kaltim Post Group yang dipimpin Direktur Erwin Dede Nugroho melakukan kunjungan ke KKT pada Selasa, 19 Mei 2026.

Rombongan diterima Direktur Operasi dan Teknik KKT Sulaeman Hattase bersama Manajer Operasi dan Komersial Jefri Rumbino serta Manajer Teknik Akbar Hidayat. Pertemuan membahas perkembangan logistik di wilayah penyangga IKN hingga tantangan infrastruktur jalan menuju kawasan terminal.

KKT dinilai memegang peran penting sebagai salah satu simpul logistik utama di Kalimantan Timur. Keberadaan terminal membantu mengurai kepadatan arus bongkar muat di sektor kepelabuhanan.

“Kami terus melakukan penyesuaian dan penguatan operasional agar pelayanan tetap optimal. KKT hadir bukan hanya sebagai terminal, tetapi juga bagian penting dalam mendukung rantai logistik di Kalimantan Timur,” ujar Sulaeman Hattase.

Selain pelayanan terminal, KKT juga menyoroti kondisi akses jalan menuju kawasan pelabuhan. Jalan di dalam kawasan terminal disebut sudah tertata baik dan mendukung mobilitas kendaraan logistik. Namun, sejumlah ruas jalan di luar kawasan masih mengalami kerusakan.

“Kondisi jalan di luar kawasan tentu menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kelancaran distribusi barang. Kami berharap ada solusi bersama agar aktivitas transportasi barang tetap tertib,” katanya.

Sebagai bagian dari modernisasi operasional, KKT melakukan investasi alat bongkar muat berupa side loader. Peralatan tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi penanganan petikemas, terutama container empty atau petikemas kosong.

Saat ini, aktivitas pergerakan container empty menjadi salah satu kegiatan paling dominan di area terminal. Pemindahan antarblok di dalam container yard harus dilakukan secara cepat dan presisi untuk menjaga optimalisasi ruang penumpukan.

Kondisi tersebut mendorong kebutuhan terhadap alat yang lebih adaptif di tengah tingginya kepadatan operasional. Side loader dipilih karena mampu mempercepat proses distribusi sekaligus meningkatkan kapasitas layanan terminal.

“Investasi ini kami lakukan untuk menjawab kebutuhan operasional yang terus berkembang. Aktivitas container empty cukup tinggi sehingga diperlukan alat yang mampu bekerja cepat, fleksibel, dan presisi,” jelas Sulaeman.

Side loader memiliki fungsi lifting dan shifting dalam operasional terminal. Fungsi lifting digunakan untuk proses lift on dan lift off petikemas ke moda transportasi lain. Sementara fungsi shifting memungkinkan pemindahan petikemas dari satu titik ke titik lain di dalam area terminal.

Kemampuan tersebut membuat side loader efektif digunakan pada area dengan tingkat kepadatan tinggi. Proses distribusi petikemas menjadi lebih cepat, terarah, dan minim hambatan.

“Efisiensi penanganan petikemas kosong sangat penting karena berkaitan langsung dengan kelancaran operasional terminal secara keseluruhan. Dengan dukungan alat baru ini, kami berharap proses distribusi menjadi lebih cepat dan optimal,” ujarnya.

KKT menegaskan modernisasi peralatan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan kepada pengguna jasa. Langkah itu juga dilakukan untuk memperkuat daya saing terminal logistik di tengah meningkatnya kebutuhan distribusi barang di Kalimantan Timur.

“Kami ingin memastikan pelayanan tetap kompetitif dan mampu menjawab kebutuhan pelanggan. Modernisasi alat menjadi salah satu langkah penting agar KKT terus berkembang sebagai terminal logistik yang andal,” pungkasnya.