Scroll untuk baca artikel
AdvertorialInfo PublikKalimantan TimurNusantaraPemerintahanTerkini

Menteri PANRB: IKN Momentum Merancang Cara Baru Negara Bekerja

156
×

Menteri PANRB: IKN Momentum Merancang Cara Baru Negara Bekerja

Sebarkan artikel ini

NUSANTARA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan momentum strategis untuk membangun cara baru dalam tata kelola pemerintahan. Hal tersebut disampaikan saat memberikan kuliah umum kepada ASN yang telah bekerja di IKN, di Kantor Kemenko 3 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Jumat (13/2/2026).

Menurut MenPANRB, IKN bukan sekadar perpindahan pusat pemerintahan, melainkan kesempatan merancang ulang cara negara bekerja, mengambil keputusan, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih terintegrasi. Ia menilai kualitas birokrasi yang tumbuh di IKN akan menjadi wajah peradaban baru Indonesia di masa depan.

Dalam paparannya, Rini juga menyinggung pesan Prabowo Subianto pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang mengutip pemikiran Thucydides tentang pentingnya fondasi kekuatan suatu bangsa. Salah satu fondasi tersebut, menurutnya, adalah birokrasi yang unggul, adaptif, dan mampu bekerja lintas batas.

Ia menggambarkan IKN sebagai ruang membangun smart governance sejak awal, bukan sekadar memperbaiki sistem lama. Melalui konsep layanan berbagi pakai seperti shared office dan shared system, kolaborasi antarinstansi diharapkan semakin kuat, fasilitas dapat dimanfaatkan bersama, serta proses kerja menjadi lebih cepat dan efisien.

Selain itu, MenPANRB menekankan bahwa IKN lahir di era disrupsi sehingga ASN di Nusantara harus siap memimpin perubahan. IKN menjadi kesempatan membuktikan bahwa ASN mampu bekerja lintas sektor, mengelola konflik kepentingan, menghadirkan layanan terintegrasi, membangun budaya melayani, dan bergerak dalam shared outcome.

“ASN IKN merupakan pelopor yang bukan hanya menata namun mereka juga memulai dari awal, bukan hanya memperbaiki sistem namun mereka membangun satu peradaban dan tata kelola baru yang nantinya ketika para ASN datang sudah disiapkan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara, Bimo Adi Nursanthyasto, berharap momentum bersama MenPANRB ini dapat menjadi penguat semangat ASN di IKN dalam membangun tata kelola masa depan.

“Kehadiran Ibu Menteri PANRB memberikan semangat bagi kita semua yang bekerja di Nusantara,” ujar Bimo.

Menutup paparannya, MenPANRB menekankan bahwa kunci keberhasilan pembangunan kota cerdas terletak pada kualitas sumber daya manusianya. Aparatur dituntut terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan memahami ekosistem digital yang menjadi tulang punggung tata kelola pemerintahan masa depan. Standar kompetensi digital yang jelas dan terukur, disertai pemetaan terintegrasi, dinilai krusial untuk memastikan transformasi birokrasi di IKN berjalan berkelanjutan.