Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBerauIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurPolda kaltimSarTerkiniTNI

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Belum Ditemukan

97
×

Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian nelayan hilang menggunakan kapal penyelamat di Perairan Muara Berau, Kutai Kartanegara.

Kutai Timur — Pencarian nelayan hilang Muara Berau memasuki hari ketiga. Tim SAR Gabungan memperluas area penyisiran menjadi tiga sektor, tetapi korban hingga kini belum berhasil ditemukan.

Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap Hasriarto (37), nelayan asal Desa Muara Badak Ulu yang dilaporkan hilang setelah mengalami kecelakaan kapal di Perairan Muara Berau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Korban diketahui berangkat memancing seorang diri pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 16.30 WITA.

Operasi pencarian pada Minggu (19/7/2026) diawali dengan briefing sebelum tim bergerak ke lokasi. Area pencarian diperluas hingga 119 nautical mile persegi (NM²) dan dibagi menjadi tiga sektor untuk memaksimalkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Tim menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), speed boat milik TNI AL dan Polairud, serta didukung peralatan SAR air, perlengkapan selam, perangkat komunikasi, dan peralatan medis. Hingga sore hari, seluruh sektor telah disisir sesuai rencana operasi. Namun, korban belum berhasil ditemukan sehingga pencarian akan dilanjutkan pada hari keempat.

Koordinator Pos SAR Kutai Timur, Dwi Adi Wibowo, mengatakan kondisi cuaca dan perairan menjadi tantangan selama proses pencarian.

“Dalam pelaksanaan pencarian hari ketiga ini, tim menghadapi kendala berupa arus laut yang cukup kuat disertai angin kencang, sehingga mempengaruhi pergerakan armada dan proses penyisiran di area pencarian. Meski demikian, seluruh unsur SAR tetap berupaya melaksanakan pencarian secara optimal dengan mengutamakan keselamatan personel.”

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur, TNI AL Muara Badak, Polairud Polda Kalimantan Timur, BPBD Kutai Kartanegara, Potensi SAR Muara Badak, serta keluarga korban. Seluruh unsur terus bersinergi untuk mempercepat pencarian meski kondisi di lapangan cukup menantang.

Pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.20 WITA. Seluruh personel kemudian melaksanakan debriefing dan kembali ke Pos TNI AL Muara Badak. Operasi pencarian dijadwalkan kembali berlangsung pada Senin (20/7/2026) dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan perairan di lokasi kejadian.