Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDanantaraEkonomiIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurKutai TimurPLNSosial BudayaTeknologiTerkini

PLN Salurkan Alat Pertanian Berbasis Listrik untuk Kelompok Tani di Kutai Timur

126
×

PLN Salurkan Alat Pertanian Berbasis Listrik untuk Kelompok Tani di Kutai Timur

Sebarkan artikel ini
Tim PLN UPP KLT 2 memberikan demonstrasi penggunaan alat pertanian berbasis listrik kepada kelompok tani di Desa Margomulyo, Kutai Timur.

Kutai Timur — Alat Pertanian Berbasis Listrik disalurkan PT PLN (Persero) UIP Kalimantan Bagian Timur kepada kelompok tani di Desa Margomulyo guna meningkatkan efisiensi proses budidaya hingga pengolahan hasil panen.

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 2 (UPP KLT 2) menyerahkan bantuan peralatan pertanian kepada kelompok tani di Desa Margomulyo, Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, pada Rabu (8/7/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

PLN menyerahkan tiga unit alat tanam padi, satu unit alat pengering padi, dan satu unit alat penggiling padi berbasis listrik. Peralatan itu diharapkan membantu petani bekerja lebih efektif mulai dari penanaman hingga pengolahan hasil panen.

Penyerahan bantuan dihadiri Manager PLN UPP KLT 2 Jefry Sambara Palelleng beserta tim, Camat Rantau Pulung Vita Nurhasanah, Kepala Desa Margomulyo Syamsudin, Ketua Kelompok Tani Sugijanto, dan anggota kelompok tani penerima manfaat.

“Dengan adanya program ini, diharapkan hasil pertanian masyarakat Desa Margomulyo dapat lebih meningkat dikarenakan menggunakan peralatan pertanian yang lebih efektif dan efisien dikarenakan menggunakan perlatan berbasis listrik,” ujar Jefry.

Jefry menegaskan keberhasilan program bergantung pada pengelolaan dan perawatan alat secara bersama oleh kelompok tani agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap seluruh peralatan dapat dijaga, dirawat, dan operasikan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang serta mendorong kemandirian kelompok tani,” tambahnya.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, mengapresiasi dukungan PLN terhadap sektor pertanian di wilayahnya. Menurutnya, penggunaan peralatan berbasis listrik akan membantu meningkatkan efektivitas kerja petani, terutama pada proses tanam dan pengolahan hasil panen.

“Kami mengapresiasi dukungan PLN kepada masyarakat Desa Margomulyo. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi pendorong bagi kemajuan sektor pertanian serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Vita.

Kepala Desa Margomulyo, Syamsudin, juga menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia berharap seluruh peralatan dimanfaatkan secara bertanggung jawab, digunakan bergiliran sesuai kebutuhan anggota, serta dirawat sebagai aset bersama kelompok tani.

Ketua Kelompok Tani Sugijanto menilai bantuan itu memberikan semangat baru bagi petani. Kehadiran alat berbasis listrik diharapkan mempermudah pekerjaan mulai dari penanaman, pengeringan, hingga penggilingan hasil panen.

Tim TJSL PLN UPP KLT 2 turut memberikan pendampingan kepada kelompok tani mengenai fungsi, cara pengoperasian, dan perawatan seluruh peralatan. Pendampingan dilakukan agar alat dapat digunakan secara aman, tepat, dan optimal.

Desa Margomulyo berada di sekitar jalur pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Muara Wahau–Sangatta. Melalui Program TJSL, PLN berupaya menyelaraskan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dengan pemberdayaan masyarakat di sekitar proyek. Program ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani, memperkuat produktivitas pertanian, dan memberikan nilai tambah bagi hasil panen masyarakat.