Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanEdukasiHiburanInfo PublikKalimantan TimurPolda kaltimPolriTerkini

Polri untuk Masyarakat, Polda Kaltim Gelar Wayang Kulit “Semar Bangun Kayangan” di Balikpapan

151
×

Polri untuk Masyarakat, Polda Kaltim Gelar Wayang Kulit “Semar Bangun Kayangan” di Balikpapan

Sebarkan artikel ini

Balikpapan — Polda Kalimantan Timur menggelar pagelaran wayang kulit bertajuk Polri untuk Masyarakat dengan lakon “Semar Bangun Kayangan” sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.

Pagelaran wayang kulit tersebut akan dilaksanakan pada Jumat malam, 13 Februari 2026, mulai pukul 19.30 Wita, bertempat di BSCC Dome Balikpapan. Acara ini terbuka untuk umum dan dapat disaksikan secara gratis oleh masyarakat.

Dalang yang akan tampil adalah Ki Bayu Aji, putra dari maestro wayang kulit nasional Ki Anom Suroto, yang dikenal dengan kepiawaiannya dalam membawakan lakon-lakon bernilai filosofis tinggi.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto menyampaikan bahwa pagelaran wayang kulit ini sarat makna dan nilai kehidupan yang sejalan dengan peran Polri di tengah masyarakat.

“Dalam wayang itu ada dalang, kesatria, dan punakawan. Hal ini melambangkan kebijaksanaan Polri dalam menjaga keseimbangan dan harmoni di tengah masyarakat,” kata Yuliyanto, Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan, Polri juga diibaratkan sebagai kesatria yang bertugas melawan segala bentuk kejahatan yang dapat mengganggu ketenteraman hidup masyarakat. Di sisi lain, Polri hadir sebagai pelindung dan pengayom dengan pendekatan yang humanis.

“Polri tidak hanya menjalankan tugas sesuai undang-undang, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, mendengar, melindungi, dan melayani dengan hati,” ujarnya.

Pagelaran wayang kulit ini akan semakin semarak dengan kehadiran sejumlah bintang tamu, di antaranya sinden Niken Salindri dan Gareng Semarang. Panitia juga menyiapkan berbagai door prize menarik, dengan hadiah utama berupa paket umrah untuk dua orang.

Selain hadiah utama, tersedia pula door prize lain seperti sepeda motor, sepeda, televisi, telepon genggam, hingga voucher belanja.

“Door prize akan dibagikan langsung di lokasi acara. Setiap penonton hanya berhak mendapatkan satu kupon undian,” jelas Yuliyanto.

Tidak hanya menghadirkan hiburan budaya, kegiatan ini juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Stan UMKM akan disediakan di sekitar lokasi acara guna mendukung dan menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan bersama-sama meramaikan acara tersebut.

“Ini adalah ajakan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama melestarikan budaya bangsa. Wayang kulit adalah warisan budaya dunia yang harus kita jaga dan lestarikan,” ungkap Endar.

Polda Kaltim juga akan mengundang berbagai komunitas lintas budaya di Kalimantan Timur sebagai wujud penguatan nilai kebersamaan, persatuan, dan toleransi dalam keberagaman.