Lhoksukon – Personel Satuan Brigade Mobil Polda Kalimantan Timur (Satbrimob Polda Kaltim) yang tergabung dalam Satuan Tugas Kemanusiaan bergerak melakukan pendataan rumah warga terdampak banjir di sejumlah desa di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan yang dipimpin Ipda Rooyke Daeng tersebut difokuskan pada pemetaan tingkat kerusakan infrastruktur permukiman guna mendukung percepatan rehabilitasi serta penyaluran bantuan yang tepat sasaran bagi warga terdampak luapan air.
Di lapangan, personel menyusuri gang-gang permukiman dan mendatangi rumah warga satu per satu untuk mendokumentasikan kondisi bangunan, mulai dari dinding retak hingga fasilitas sanitasi yang rusak akibat genangan. Selain pendataan teknis, tim juga memberikan dukungan moril serta membantu membersihkan sisa lumpur yang masih tertinggal di dalam rumah warga. Langkah ini dilakukan agar data yang dihimpun sesuai dengan kondisi riil di lokasi.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan personelnya di Aceh Utara merupakan bentuk komitmen kemanusiaan Polri yang tidak terbatas pada wilayah administratif.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk respons cepat dan kepedulian Polri terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Fokus utama tim saat ini adalah memastikan pendataan kerusakan dilakukan secara mendetail agar langkah pemulihan pasca-bencana dapat berjalan efektif dan efisien,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Hingga sore hari, pendataan di sejumlah titik prioritas telah rampung dan hasilnya akan segera dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat. Meski kondisi di lapangan masih menyisakan dampak banjir, personel tetap melaksanakan tugas dengan intensitas tinggi guna membantu masyarakat kembali menempati hunian yang aman dan layak.
Diharapkan, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah Aceh Utara pascabencana tersebut.















