Scroll untuk baca artikel
AdvertorialBalikpapanEkonomiIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurPemerintah Kota BalikpapanPemerintahanPemkot BalikpapanTerkini

Sirkuit Balap Lamaru Selangkah Lebih Dekat, DED Didorong Masuk APBD Perubahan

98
×

Sirkuit Balap Lamaru Selangkah Lebih Dekat, DED Didorong Masuk APBD Perubahan

Sebarkan artikel ini
Kepala Disparpora Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma memberikan keterangan mengenai rencana penyusunan DED Sirkuit Lamaru.

Balikpapan — DED Sirkuit Lamaru menjadi fokus Pemerintah Kota Balikpapan sebagai langkah awal pembangunan sirkuit balap di Balikpapan Timur. Dokumen perencanaan tersebut diupayakan masuk dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) mulai mempercepat persiapan pembangunan sirkuit balap di kawasan Lamaru. Penyusunan Detail Engineering Design (DED) menjadi prioritas sebelum proyek fisik dapat dilaksanakan.

Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma, mengatakan pihaknya telah mengarahkan tim untuk memprioritaskan penyusunan DED pada tahun ini.

“Untuk DED, semoga bisa. Tadi saya juga sudah menyampaikan kepada tim agar tahun ini fokus menyusun DED terlebih dahulu.”

Ratih menjelaskan, dokumen DED merupakan syarat penting dalam perencanaan pembangunan infrastruktur. Dokumen tersebut akan menjadi dasar teknis bagi pemerintah untuk mengusulkan anggaran pembangunan pada tahun anggaran berikutnya.

Saat ini, Disparpora masih memperjuangkan agar anggaran penyusunan DED dapat masuk dalam pembahasan Perubahan APBD 2026. Besaran kebutuhan anggaran masih dihitung bersama bidang teknis.

“Untuk anggarannya belum ada. Saat ini kami masih memperjuangkan terlebih dahulu. Nanti saya akan berkoordinasi lagi dengan bidang terkait.”

Ia memastikan lokasi pembangunan tetap direncanakan di lahan yang sejak awal disiapkan di kawasan Balikpapan Timur. Namun, pembangunan fisik belum dapat dimulai karena pemerintah masih menyelesaikan tahap perencanaan.

“Untuk sementara masih menggunakan lokasi yang sama. Sekarang kami menyusun DED dulu. Selanjutnya akan menyesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia.”

Ratih menambahkan, survei lapangan terhadap lokasi telah dilakukan. Meski demikian, luas lahan yang akan dimanfaatkan masih menunggu hasil pendataan dari tim teknis.

“Lokasinya memang di Balikpapan Timur dan sudah disurvei. Untuk luas lahannya saya masih harus berkomunikasi dengan tim yang melakukan survei.”

Apabila penyusunan DED dapat diakomodasi dalam Perubahan APBD 2026, dokumen tersebut akan menjadi dasar penyusunan tahapan pembangunan sirkuit balap di Lamaru secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. Proyek ini diharapkan mendukung perkembangan olahraga otomotif sekaligus memperkuat sektor pariwisata Kota Balikpapan.