ACEH TAMIANG — Seorang anak berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hanyut di aliran sungai bawah jembatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (30/1/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 WIB saat korban bermain di tepi sungai dan terpeleset hingga terseret arus.
Pada saat kejadian, Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tengah melaksanakan kegiatan trauma healing dan bakti sosial bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah tersebut. Menyadari adanya anak yang hanyut, para taruna bersama warga sekitar dengan sigap melakukan upaya pertolongan.
Tanpa menunggu lama, taruna Akpol berhasil mengevakuasi korban dari aliran sungai dan segera memberikan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) di lokasi kejadian untuk memastikan kondisi korban tetap stabil. Respons cepat tersebut dinilai krusial dalam mencegah risiko yang lebih fatal.
Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyampaikan apresiasi atas kesigapan dan kepedulian para taruna dalam merespons situasi darurat di tengah masyarakat.
“Kesigapan Taruna Akpol dalam menolong korban hanyut menunjukkan kesiapan, kepedulian, serta nilai-nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan sejak masa pendidikan. Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Kombes Erdi.
Setelah mendapatkan penanganan awal, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk pemeriksaan medis awal, sebelum dirujuk ke RSUD Aceh Tamiang guna mendapatkan perawatan lanjutan.
Menurut Kombes Erdi, kehadiran taruna Akpol dalam kegiatan kemanusiaan pascabencana tidak hanya memberikan dukungan psikologis bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi antara institusi Polri dan warga.
“Taruna tidak hanya hadir untuk kegiatan sosial dan trauma healing, tetapi juga siap bertindak cepat dalam situasi darurat demi keselamatan masyarakat,” tambahnya.
Polri berharap semangat pengabdian, kepedulian, dan kesiapsiagaan tersebut terus terjaga sebagai bekal para taruna dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang.















