Balikpapan — Wali Kota Balikpapan, Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., menegaskan HKG PKK Balikpapan sebagai momentum memperkuat peran kader PKK melalui inovasi, literasi digital, dan penguatan ketahanan keluarga.
Wali Kota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud mengajak seluruh kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam membangun ketahanan keluarga serta membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, keberhasilan setiap program PKK harus dimulai dari penerapan nilai-nilai tersebut di lingkungan keluarga masing-masing.
Pesan itu disampaikan Rahmad saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kota Balikpapan di BSCC Dome Balikpapan, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur Syarifah Suraidah Harum, Ketua TP PKK Kota Balikpapan Hj Nurlena Rahmad Mas’ud, SE., Staf Ahli PKK Kota Balikpapan Hj Khotijah, S.Kom., jajaran TP PKK, unsur Forkopimda, organisasi perempuan, dan ratusan kader PKK.
Rahmad menilai PKK mengemban tugas penting karena berperan langsung dalam membentuk karakter keluarga dan anak-anak. Ia menegaskan kader harus menjadi teladan sebelum mengajak masyarakat menjalankan berbagai program pemerintah.
“Seluruh program PKK harus kita hayati dan kita implementasikan terlebih dahulu di dalam rumah tangga kita. Kalau kita ingin menyampaikan sesuatu kepada masyarakat, kita harus memberi contoh lebih dulu.”
Rahmad meyakini masyarakat akan lebih mudah menerima program pemerintah apabila kader PKK telah menunjukkan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui program-program yang mulia ini, para kader PKK harus menghayati dan mengamalkan nilai-nilai yang ada. Ketika kita menjadi contoh, Insya Allah masyarakat akan mengikuti.”
Ia juga meminta PKK terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman melalui inovasi dan penguatan literasi digital. Namun, semangat gotong royong tetap harus dipertahankan sebagai identitas organisasi.
“Saya berpesan kepada PKK untuk terus berinovasi, memperkuat literasi digital, tetap menjadi kompas moral bagi anak-anak kita, dan mempertahankan semangat gotong royong.”
Dalam kesempatan itu, Rahmad mengapresiasi capaian Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan yang kembali meraih predikat juara umum di tingkat Kalimantan Timur. Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh kader, mulai tingkat kota hingga dasawisma, atas kontribusinya dalam mendorong perubahan positif di tengah masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat kepada Tim Penggerak PKK Balikpapan yang kembali menjadi juara umum PKK di Kalimantan. Terima kasih kepada seluruh kader PKK dari tingkat kota hingga dasawisma yang telah menjadi bagian dari perubahan positif di tengah masyarakat.”
Rahmad juga menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi perangkat daerah (OPD) dan kader PKK. Menurutnya, hampir 10 ribu kader PKK yang tersebar hingga tingkat dasawisma merupakan kekuatan besar untuk mendukung pelaksanaan program sosial secara lebih efektif dan efisien.
“Hampir 10 ribu kader PKK di Kota Balikpapan ini bisa menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan berbagai program sosial. Mereka sudah menyentuh langsung masyarakat sehingga kolaborasi ini bisa membuat program lebih efektif dan efisien.”
Selain itu, Rahmad menjelaskan pemerintah daerah melakukan penyesuaian terhadap sejumlah kegiatan seremonial sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi fiskal daerah. Meski demikian, ia memastikan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat tetap menjadi prioritas.
“Mungkin nanti ada beberapa kegiatan yang diminimalkan karena kita harus menjaga fiskal keuangan daerah. Bukan berarti kita tidak memiliki anggaran, tetapi ada program yang lebih prioritas dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”
Ia menegaskan program PKK termasuk kegiatan yang harus terus diperkuat karena memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
“PKK tidak boleh dikurangi karena mereka menyentuh langsung masyarakat. Program-program sosial pemerintah akan lebih maksimal apabila terus berkolaborasi dengan kader-kader PKK.”
Mengakhiri sambutannya, Rahmad mengajak seluruh kader PKK mempertahankan semangat pengabdian demi mendukung pembangunan Balikpapan sebagai kota global yang nyaman bagi seluruh masyarakat.
“Semangat PKK harus terus dijaga agar bersama-sama kita bisa mewujudkan Balikpapan sebagai kota global yang nyaman bagi semua.”















