Scroll untuk baca artikel
AcehAdvertorialDaerahEdukasiInfo Publik

Wisuda ke-169 USK Lepas 1.322 Lulusan, Rektor Soroti Tantangan Masa Depan

289
×

Wisuda ke-169 USK Lepas 1.322 Lulusan, Rektor Soroti Tantangan Masa Depan

Sebarkan artikel ini

~Dear My Girlfriend

“Selamatt Yaaa atas 3 tahun kerja kerasnyaa, really-really apreciate and proud of you babe,  pastii banyak banget yg di laluii dan pasti capeee, di hari ini kamu udahh nyandang gelar diploma, selamattt sukses selaluu yaaa…, kamu mau cpns? Semoga lulus dan di tempatkan di tempat yang kamu mau, semogaa kamuu di berikan banyakk keberuntungan…., hari niii enjoyyy yaaa sama keluargaa kamuuu, pasti dapat banyakk bungaa, suksess teruss yaaa kedepannyaaa di dunia kerja kuatin mental kamu, jangan mau di ganggu sama senior, hatii2 bersirkell kedepannya, jagaaaa kesehatannnn, kalo cape kerja istirahat, jangann apa2 di paksa sendiri, aku ada terus tau buat kamu”

BANDA ACEH – Suasana penuh haru menyelimuti Sidang Terbuka Wisuda ke-169 Universitas Syiah Kuala (USK) yang berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026. Dalam pidatonya, Rektor USK, Mirza Tabrani, mengajak para wisudawan untuk menghargai perjuangan orangtua yang telah berkorban demi pendidikan anak-anak mereka.

Ia menegaskan bahwa pengorbanan orangtua tidak akan pernah sepenuhnya terbalaskan. Karena itu, para lulusan diharapkan memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk berbakti serta membanggakan keluarga.

Momen emosional terjadi ketika seluruh wisudawan diminta memberikan tepuk tangan sebagai bentuk penghormatan kepada ayah dan ibu mereka. Suasana aula pun dipenuhi riuh tepuk tangan dari para lulusan dan keluarga yang hadir.

Dalam sambutannya, Mirza juga menyoroti tantangan global yang dihadapi dunia saat ini, seperti konflik internasional yang berdampak pada rantai pasok pangan dan energi. Sementara di dalam negeri, masyarakat dihadapkan pada pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga kebutuhan pokok, serta terbatasnya lapangan pekerjaan.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat perguruan tinggi memiliki tanggung jawab lebih besar untuk hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi institusi akademik yang jauh dari persoalan sosial.

Sebagai bentuk komitmen, USK terus memperkuat pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program, termasuk inisiatif mahasiswa berdampak di Aceh yang melibatkan dosen dan mahasiswa dalam pendampingan masyarakat serta penerapan teknologi tepat guna.

Salah satu inovasi yang dihasilkan adalah teknologi pemurnian air berbasis panel surya yang mampu memproduksi hingga 2.000 liter air minum per hari untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Pada periode wisuda Februari–April 2026, USK melepas 1.322 wisudawan, termasuk 528 lulusan pada prosesi kali ini. Sebanyak 397 lulusan berhasil meraih predikat cumlaude. Dengan tambahan tersebut, jumlah alumni USK kini mencapai 170.557 orang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri.

Wisuda ini sekaligus menjadi momentum awal kepemimpinan Mirza sebagai Rektor USK periode 2026–2031. Ia menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat agar kampus dapat berkontribusi dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan ekonomi.

Menutup pidatonya, Mirza berpesan agar para lulusan menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, serta mampu menciptakan peluang dan menjadi penggerak perubahan di tengah berbagai tantangan.