Scroll untuk baca artikel
Info PublikJakartaTerkini

Rayakan Satu Dekade, PHI Lampaui Target Produksi Migas 2025 dan Perkuat Komitmen Keselamatan

167
×

Rayakan Satu Dekade, PHI Lampaui Target Produksi Migas 2025 dan Perkuat Komitmen Keselamatan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025, mencakup aspek keselamatan, operasi, lingkungan, hingga tata kelola perusahaan. Capaian tersebut disampaikan dalam Townhall Meeting (THM) Direktur Utama PHI yang digelar di Jakarta, Kamis (22/1/2026), sekaligus menjadi momen peringatan 10 tahun perjalanan PHI bertema “10 Years Strong for Indonesia.”

Kegiatan THM ini diikuti ribuan pekerja PHI Regional 3 Kalimantan secara hybrid dari berbagai lokasi kerja, termasuk Jakarta, Balikpapan, serta wilayah operasi di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

Direktur Utama PHI Sunaryanto memaparkan kinerja perusahaan sepanjang 2025 pada aspek keselamatan, operasi dan produksi, keuangan, pengembangan SDM, serta pemberdayaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam seluruh aktivitas perusahaan.

“Kita mencatatkan kinerja keselamatan yang baik. Saya tegaskan, tidak ada target produksi yang lebih penting dari keselamatan. Tahun 2026, keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas kerja,” ujar Anto, sapaan akrab Sunaryanto.

Pada aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE), PHI mencatatkan 41,8 juta jam kerja selamat, dengan NoA 0 dan TRIR 0,12. Di bidang lingkungan, perusahaan meraih tujuh kandidat peringkat Hijau dan empat peringkat Biru dalam Program PROPER 2025. Sementara itu, kinerja produksi dan lifting migas berhasil melampaui target yang ditetapkan.

Di sektor eksplorasi, perusahaan mencapai target 100 persen melalui pengeboran sumur SBKD-001, MDP-1X, dan SS-123, dengan seluruh sumur mencatatkan discovery. Keberhasilan ini turut mendorong peningkatan cadangan 1P dan 2C di atas target.

Komisaris Utama PHI Meidawati menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut sekaligus rasa syukur atas perjalanan satu dekade PHI dalam mendukung ketahanan energi nasional.

“Pada hari ini kita bersyukur kepada Allah Swt. karena PHI telah genap berusia 10 tahun. Ini adalah perjalanan prestasi yang tidak singkat, dan semua capaian ini merupakan hasil dari komunikasi dan kerja sama yang baik seluruh pihak,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas kinerja produksi migas yang melampaui target RKAP. “Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian kinerja produksi minyak dan gas yang melampaui target RKAP atau Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan,” katanya.

Terkait aspek keselamatan, Meidawati menekankan pentingnya memperkuat budaya safety di seluruh lini kerja. “Saya tidak bosan-bosannya mengingatkan bahwa budaya keselamatan harus terus disosialisasikan dan benar-benar dipahami serta dilaksanakan, mulai dari pimpinan tertinggi hingga para frontliner di lapangan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja atas dedikasi dalam menjaga keandalan operasi di tengah kompleksitas lapangan migas yang semakin menantang.

“Produksi migas tetap terjaga, fasilitas berjalan andal, dan pasokan energi dari Kalimantan terus mengalir karena kedisiplinan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab seluruh Perwira. Ini bukan hasil kerja satu orang atau satu fungsi, tetapi kerja kolektif seluruh elemen organisasi dan pekerja,” imbuhnya.

Memasuki 2026, PHI menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan keselamatan, investasi yang menguntungkan, serta tata kelola yang kuat sebagai fondasi keberlanjutan, sejalan dengan semangat “10 Years Stronger” demi mendukung ketahanan energi nasional.

Sebagai Subholding Upstream Pertamina, PHI mengelola operasi hulu migas di Regional 3 Kalimantan yang meliputi Zona 8, Zona 9, dan Zona 10. Melalui anak perusahaan dan afiliasinya, PHI juga aktif menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, serta tanggap bencana guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia.