Kutai Timur — Kunjungan Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, ke Kodim 0909/Kutai Timur menegaskan prajurit harus hadir sebagai solusi dan bernilai di tengah masyarakat, Jumat (8/5/2026).
Rangkaian kegiatan mencakup penyambutan adat, peninjauan satuan, paparan, penanaman pohon, hingga pengarahan kepada prajurit dan PNS Brigif 32/MKL serta Kodim 0909/Kutim.
“Kalau kita bersyukur, maka Allah akan menambah nikmat dan rezeki kepada kita. Dengan rasa syukur, semua tantangan dan beban tugas akan terasa ringan,” ujar Pangdam di hadapan seluruh personel Kodim 0909/Kutim.
Pangdam menegaskan bahwa prajurit yang kuat bukan hanya berbekal fisik dan intelektual, tetapi juga kemampuan membangun hubungan baik dengan masyarakat melalui silaturahmi dan kepedulian sosial.
“Kodim harus memiliki kekuatan silaturahmi. Jadilah prajurit yang bernilai di mata rakyat. Kalau kalian sudah menjadi emas di tengah masyarakat, maka kalian akan memiliki nilai dan kehormatan yang tinggi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh prajurit untuk terus meningkatkan wawasan dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi serta dinamika global yang cepat. Prajurit teritorial dituntut peka terhadap persoalan wilayah, mulai dari konflik sosial, sengketa lahan, hingga ketahanan pangan.
“Saya bangga karena di Kodim ini tidak ada pelanggaran yang menonjol. Pertahankan kehormatan dan nama baik satuan,” tambah Pangdam.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan satuan sekaligus memastikan prajurit Kodam VI/Mulawarman tetap solid, profesional, dan dicintai rakyat dalam menjalankan tugas pengabdian.















