Scroll untuk baca artikel
Info PublikKalimantan TimurKuKarSarTerkini

Korban Terakhir Ditemukan, Operasi SAR Kecelakaan Perahu di Sungai Belayan Dihentikan

175
×

Korban Terakhir Ditemukan, Operasi SAR Kecelakaan Perahu di Sungai Belayan Dihentikan

Sebarkan artikel ini

KUTAI KARTANEGARA — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) atas kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal LCT di Perairan Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, resmi dihentikan pada hari keempat pelaksanaan, Jumat (16/01/2026).

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban terakhir bernama Arani (58) dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 27 kilometer dari lokasi awal kejadian, kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka Desa Long Beleh Modang.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan dilanjutkan dengan status kesiapsiagaan. Selama proses pencarian, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya arus Sungai Belayan yang cukup deras serta potensi ancaman binatang buas seperti buaya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, pemerintah setempat, ERT Bayan, Pramuka Peduli, potensi SAR, relawan gabungan, hingga dukungan aktif masyarakat sekitar. Sinergi seluruh pihak tersebut menjadi kunci dalam kelancaran proses pencarian hingga operasi dinyatakan tuntas.