Scroll untuk baca artikel
BalikpapanDinas PendidikanDisdikbudEdukasiIndonesiaInfo PublikKalimantan TimurPemerintahanPemkot BalikpapanPendidikanTerkini

Pemkot Balikpapan Wajibkan Ijazah PAUD untuk Masuk SD Mulai 2027

163
×

Pemkot Balikpapan Wajibkan Ijazah PAUD untuk Masuk SD Mulai 2027

Sebarkan artikel ini
Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik menyampaikan sambutan pada Pentas Seni PAUD SKB di BSCC Balikpapan

Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan akan menerapkan wajib ijazah PAUD bagi calon siswa SD mulai tahun ajaran 2027. Kebijakan ini disiapkan untuk memperkuat kesiapan belajar anak sejak usia dini.

Kebijakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, saat menghadiri Pentas Seni PAUD SKB se-Balikpapan di Dome Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Selasa (19/5/2026).

“Mulai tahun 2027, anak-anak yang masuk SD diwajibkan memiliki ijazah PAUD. Ini menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memastikan anak memperoleh kesiapan belajar sejak usia dini,” kata Irfan.

Menurut Irfan, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kemampuan sosial, dan kesiapan mental anak sebelum memasuki pendidikan dasar. Karena itu, Pemkot Balikpapan terus memperluas akses layanan PAUD di seluruh wilayah kota.

“PAUD bukan hanya tempat bermain, tetapi menjadi fondasi pembentukan karakter dan kemampuan dasar anak sebelum masuk SD,” ujarnya.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, pemerintah daerah saat ini memberikan subsidi biaya pendidikan PAUD sekitar 50 persen kepada masyarakat. Program itu diharapkan mampu meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan partisipasi pendidikan anak usia dini.

“Kami saat ini memberikan subsidi sekitar 50 persen untuk pendidikan PAUD. Harapannya ke depan PAUD benar-benar menjadi pendidikan wajib sebelum anak masuk SD,” kata Irfan.

Data Disdikbud Kota Balikpapan mencatat jumlah peserta didik PAUD saat ini mencapai sekitar 600 anak yang tersebar di berbagai lembaga pendidikan anak usia dini.

Selain memperkuat kebijakan, Pemkot Balikpapan juga menyiapkan peningkatan sarana pendidikan melalui pembangunan PAUD Negeri 2 di kawasan Grand City. Proyek tersebut dijadwalkan mulai dibangun pada 2027.

Irfan mengatakan kehadiran PAUD negeri baru itu diharapkan menjadi pusat pembinaan pendidikan anak usia dini sekaligus mendukung pemerataan layanan pendidikan berkualitas di Balikpapan.

“Pembangunan PAUD Negeri di Grand City menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.